Wisata Hutan Mangrove atau Jembatan Cinta


Marove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.

Jembatan merupakan sebagai jalan untuk menelusuri hutan mangrove yang biasanya dijadikan anak muda berkumpul dan bersantai bersama pasangannya sambil menikmati  suasana keindahan hutan mangrove sambil selfie- selfie  makanya dari itu disebut jembatan cinta. Tapi bukan hanya itu saja bagi anda  bisa membawa keluarga  dan anak-anak untuk jalan-jalan sambil memperkenalkan tanaman mangrove sambil hunting photo bersama keluarga dan teman-teman.

Letak hutan mangrove terdapat di Pantai Batukaras  tepatnya di  Dusun Sinyangkalang kalo dari arah green canyon sebelah Timur dari obyek wisata green canyon sekitar 10 menit perjalanan normal dengan jarak tempuh 7 km.

Ada dua jalur untuk menuju lokasi hutan mangrove.  1.Lnangsung Menuju jembatan.
   Harga tiket  Rp. 5000,-/orang.
Bagi Anda yang  langsung menjuju lokasi jembatan mangrove. Anda  langsung aja menuju pantai Batukaras , lalu jika sudah nyapai pertigaan jalan di pentokan pantai Batukaras, belok kiri jika Anda dari arah green canyon.

 2.Naik Perahu.
   Biaya naik perahu Rp.20.000,-/orang, tapi belum termasuk tiket masuk.

Jika Anda ingin menuju ke lokasi jembatan mangrove menggunakan perahu, anda harus menuju Bandra Nusawiru yang terletak di dusun Nusawiru Desa Cijulang, lalu jika sudah mentok ke suangai, disana tempat dermaga perahu untuk menju  lokasi jembatan mangrove.





Marove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.

Marove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.

Marove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.

Marove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.W

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan masukan komentar Anda....